Posts

Showing posts from October, 2014

Rindu Serindu Rindunya...

Berikanlah jawapan Huraikanlah simpulan Biar tenang jiwaku Setelah kasih lama berlalu Tidak mungkin ku lupa Perjanjian kita Di bawah rumpun bambu Di kala bulan sedang beradu oh oh Mengapa terjadi perpisahan ini Di kala asmara melebar sayapnya Mengapa kau pergi di saat begini Di kala hatiku terlukis namamu Kalau memang tiada jodoh Apa lagi nak ku heboh Aku malu pada teman Pada semua Rindu rindu serindu rindunya Namun engkau tak mengerti oh oh Pilu pilu sepilu pilunya Namun engkau tak perduli Malu semalu malunya Namun apa daya orang tak sudi Mahu semahu mahunya Namun apa daya orang dah benci Mengapa terjadi perpisahan ini Di kala asmara melebar sayapnya Mengapa kau pergi di saat begini Di kala hatiku terlukis namamu Kalau memang tiada jodoh Apa lagi nak ku heboh Aku malu pada teman Pada semua Rindu rindu serindu rindunya Namun engkau tak mengerti oh oh Pilu pilu sepilu pilunya Namun engkau tak perduli Malu semalu malunya Namun apa daya orang ...

Blog Dah Start Guna Vacuum... :)

Image
Assalamualaikum dan salam sejahtera korang. dah lame tak jengah blog, eh silap tak buat entry terbaru kan. Blog selalu je tengok tapi kering idea nak post hape... Banyak Ema post pasal lirik lagu je. Itu semua kes dengar lagu best cari lirik then kita bancuh kopi makan dengan pasta.. (copy & paste da).. Tanggal 2 November bakal diadakan Majlis Konvokesyen, excited die macam nak jejoget je. Mana taknya orang adelah grad time matrik pakai jubah, tak pun yang diploma tuh. Ema nih baru nak berjubah. Alhamdulillah, rezeki itu lambat datang sikit. Sekarang nih tengah menjadi penganggur terhormat kat rumah sendiri, sementara cari kerja tetap. Ema kerja sebagai guru ganti di Sekolah Kebangsaan Lavender Height di Senawang. Nak cerita pengalaman memang best giler. Kebetulan Ema kena ajar budak-budak darjah 1 jadi darjah kesebaran haruslah tinggi setinggi KLCC.. haha... Nih kes tak siap kerja, siapa tak siap tak boleh rehat. Yang lelaki belakang tuh anak cikgu, tapi mak dio...

Pendam...

Aku yang mengejar bayang cinta Kian terbiar Terpendam kata Tak terungkap selamanya Pedihnya hanya aku yang merasa Mahu memilikinya Aku hanya hamba cinta Bisik hatiku lepaskan dirinya Sungguh aku tak bisa Biarlah ku sendiri Tanpa kasih di hati Aku tak mampu pertahankan lagi Cinta yang menyakiti Biarlah aku pergi Tiada hampa di hati Pedihnya hanya aku yang merasa Mahu memilikinya Aku hanya hamba cinta Bisik hatiku lepaskan dirinya Sungguh aku tak bisa Biarlah ku sendiri Tanpa kasih di hati Aku tak mampu pertahankan lagi Cinta yang menyakiti Biarlah aku pergi Tiada hampa di hati Aku yang mengejar bayang cinta

Untukmu Aku Bertahan...

Tenanglah kekasihku Ku tahu hatimu menangis Beranilah dan percaya Semua ini pasti berlalu Meski takkan mudah Namun kau takkan sendiri Ku ada di sini Untukmu aku akan bertahan Dalam gelap takkan ku tinggalkan Engkaulah teman sejati, kasihku Di setiap hariku Untuk hatimu ku kan bertahan Sebentuk hati yang ku nantikan Hanya kau dan aku yang tahu Arti cinta yang telah kita punya Beranilah dan percaya Semua ini pasti berlalu Meski takkan mudah Namun kau takkan sendiri Ku ada di sini Untukmu aku akan bertahan (akan bertahan) Dalam gelap takkan ku tinggalkan Engkaulah teman sejati, kasihku Di setiap hariku Untuk hatimu ku kan bertahan Sebentuk hati yang ku nantikan Hanya kau dan aku yang tahu Arti cinta yang telah kita punya Untukmu aku akan bertahan Dalam gelap takkan ku tinggalkan Engkaulah teman sejati, kasihku Di setiap hariku Untuk hatimu ku kan bertahan Sebentuk hati yang ku nantikan Hanya kau dan aku yang tahu Arti cinta yang telah kita punya

Dalam Mihrab Cinta...

demi cinta ku pergi tinggalkanmu relakanmu untuk cinta tak pernah ku sesali saat ini ku alami ku lewati reff: suatu saat ku kan kembali sungguh sebelum aku mati dalam mihrab cinta ku berdoa semoga suatu hari kau kan mengerti siapa yang paling mencintai dalam mihrab cinta ku berdoa padaNya karena cinta ku ikhlaskan segalanya kepadanya untuk cinta tak pernah ku sesali saat ini ku alami ku lewati repeat reff [2x] suatu saat ku kan kembali sungguh sebelum aku mati dalam mihrab cinta ku berdoa semoga suatu hari kau kan mengerti siapa yang paling mencintai dalam mihrab cinta ku berdoa padaNya semoga semoga

Di Atas Satu Cinta...

Jejak-jejak langkahku Bagaikan lemran waktu Apakah ku masih bisa terus melangkah Serpihan hihupku ‘kan ku bangun di atas satu cinta Subhanallah aku mencintainya Subhanallah aku menyayanginya Dari ufuk timur hingga ke barat Selalu dihatiku Subhanallah aku mencintainya Subhanallah aku menyayanginya Dari ufuk timur hingga ke barat Selalu dihatiku Subhanallah aku mencintainya Subhanallah aku menyayanginya Dari ufuk timur hingga ke barat Subhanallah aku mencintainya Subhanallah aku menyayanginya Dari ufuk timur hingga ke barat Subhanallah aku mencintainya Subhanallah aku menyayanginya Dari ufuk timur hingga ke barat Subhanallah aku mencintainya Subhanallah aku menyayanginya Dari ufuk timur hingga ke barat Selalu dihatiku